Kamis, 28 Mei 2015

Hasil gambar untuk langkah langkah melamar pekerjaan

Tugas UAS Computer Application 2 : Langkah - langkah melamar pekerjaan

1 Tentukan jenis pekerjaan yang Anda inginkan. Untuk menyederhanakan proses aplikasi pekerjaan, analisis kebutuhan dan keinginan Anda yang berkaitan dengan pekerjaan. Anda dapat mempersempit pilihan Anda dengan mempertimbangkan beberapa hal berikut:
  • Pertimbangkan bidang karir. Apakah Anda sedang berpindah dari bidang lain atau mempertimbangkan untuk melakukan lateral move, pindah departemen atau kantor tanpa perubahan signifikan pada gaji, penting untuk mencari pekerjaan yang bersifat menantang dan menguntungkan untuk Anda. Mengetahui apa yang tidak ingin Anda lakukan adalah sama pentingnya dengan mengetahui apa yang Anda ingin lakukan.
  • Pertimbangkan keterampilan yang dibutuhkan untuk posisi tertentu. Merasa bahwa keterampilan Anda dimanfaatkan dan diakui dengan sangat baik adalah kunci untuk mendapatkan kepuasan dari sebuah pekerjaan. Memiliki sebuah gagasan tentang keterampilan Anda yang mana, yang dapat diserap dan bisa Anda kembangkan adalah kunci untuk memutuskan pekerjaan yang layak dan sesuai bagi Anda.
  • Pertimbangkan persyaratan gaji dan manfaat yang Anda peroleh. Bersikaplah jujur dan realistis dengan standar batas finansial Anda. Jika Anda membutuhkan jaminan kesehatan dan membutuhkan sejumlah pendapatan tertentu per bulan, yang terbaik adalah mencari pekerjaan yang memenuhi persyaratan tersebut
  • 2
  • Lakukan riset. Sebelum Anda mulai mengirimkan resume dan surat pengantar masal, teliti perusahaan yang ingin Anda lamar.
    • Dapatkan informasi mengenai karakteristik dan nilai-nilai perusahaan dengan membaca pernyataan misi perusahaan. Informasi ini dapat berguna untuk menulis surat lamaran dan ketika sesi wawancara.
    • Membaca tentang produk atau jasa perusahaan baru yang disediakan perusahaan. Informasi ini sering berada di bagian "news" perusahaan. Bagian ini juga bisa menjadi sumber informasi tentang kegiatan komunitas yang melibatkan perusahaan tersebut.
    • Tinjau bagian pekerjaan atau karier pada situs web perusahaan untuk wawasan mengenai lowongan kerja. Anda mungkin menemukan lebih banyak pilihan pekerjaan di departemen atau lokasi lain.[2]
    •  
      3
      Tulis resume. Bahkan jika pekerjaan yang Anda inginkan tidak memerlukan pengajuan resume sebagaimana biasanya, memiliki resume yang up-to-date sangat dianjurkan. Resume tidak hanya menguraikan pendidikan dan riwayat kerja, tetapi juga dapat menunjukkan proyek-proyek tertentu yang sudah Anda kerjakan atau penghargaan yang Anda terima. Informasi yang Anda masukkan ke dalam resume meliputi:
      • Informasi kontak Anda saat ini, termasuk nama , nomor telepon, alamat rumah, dan alamat email.
      • Latar belakang pendidikan Anda. Cantumkan perguruan tinggi yang pernah anda masuki (mulai dengan yang terbaru), tahun kemasukan, dan setiap tingkatan atau sertifikat yang diterima. Anda dapat memasukkan program studi Anda.
      • Riwayat kerja Anda selama beberapa tahun terakhir. Aturan tidak resmi ialah satu halaman resume untuk periode sepuluh tahun pengalaman kerja. Hati-hati dengan perbedaan waktu yang cukup besar antara satu pekerjaan dengan yang lainnya, atau beberapa pekerjaan dalam waktu singkat, hal tersebut mungkin akan dipertanyakan dalam sebuah wawancara. Pastikan untuk menuliskan tanggal bekerja, nama perusahaan, jabatan Anda, dan deskripsi singkat mengenai kegiatan Anda.
      • Keterampilan yang relevan. Ini adalah kesempatan Anda untuk menuliskan semua keterampilan yang Anda peroleh selama bertahun-tahun. Pengetahuan tentang peralatan kantor, sistem operasi komputer, program perangkat lunak (seperti Microsoft Office Suite atau Adobe Creative Suite), kecepatan mengetik, pengalaman basis data, dan informasi lain yang relevan harus disertakan dalam resume Anda.
         
        4 Hubungi perusahaan untuk bertanya tentang proses aplikasi. Kemungkinan telepon Anda akan diteruskan ke bagian perekrutan atau manajer sumber daya manusia. Jika mereka memiliki lowongan, mereka akan meminta Anda untuk datang mengisi aplikasi atau mengirimkan resume dan surat lamaran melalui surat atau e-mail. Pastikan untuk mencatat nama kontak tersebut, dan berkomunikasi selalu dengan orang tersebut di lain waktu jika Anda memerlukannya
         
        Sumber ; http://id.wikihow.com/Melamar-Pekerjaan#/Berkas:Apply-for-a-Job-Step-4-Version-2.jpg

Kamis, 21 Mei 2015

Hasil gambar untuk pelayanan di hotel sequence of service at restaurant

langkah awal yg yang harus kita ambil apabila tamu datang ke restauran :
1.greeting ;
  • contoh dialog tamu yg belum ada pesanan
  • greeter: selamat siang mr/madam apakah anda sudah ada pesanan tempat...??
  •             untuk berapa orang....?
  •             smoking atau no smoking....?
2.escorting guest to the table
  •             dahulukan wanita saat akan mendudukan tamu
3.presenting the menu:
  •             saat memberikan menu ke tamu di usahakan dari sebelah kanan dengan menu sudah terbuka
  •             beri kesempatan tamu untuk memilih makanan ....
4.taking the order:
  •             di saat taking order makanan dan minuman sudah selesai jngan lupa pengulangan pesanan tamu dan
  •             remove menu dari meja
  •             adjusting cutleries bisa di lakukan pada saat mengantar minuman
5.laying the napkin:
6.serving food:
  •             disaat mengantar makanan ke meja jngan lupa kata ladys first ,mesti di dahulukan
  •             serving mkanan dan minuman selalu dari sebelah kanan dan memutar sesuas arah jam
7.clear-up: 
  • makanan dan minuman
  •               membersihkan sisa2makanan yg ada di meja
8.presenting dessert menu:
  •               menawarkan makanan penutup atau tea or coffee
9.billing:
  •               cek apa saja makanan dan minuman yang di pesan tamu
  • thanking to the guest:
  •  
  • sumber :  http://deris-narazty.blogspot.com/2012/03/sequence-of-service-at-restaurant.html
Kamus hotel di Departemen Front Office


Above average hotel :  Hotel yang mempunyai jumlah kamar antara 100 sampai 299 kamar.
Airport Limousine : Pelayanan penjemputan tamu dari bandara ke hotel maupun sebaliknya. Biasanya pelayanan limousine ini menggunakan mobil khusus, seperti Volvo, BMW dan lainnya.

Allotment : Suatu alokasi permintaan dari biro perjalanan terhadap hotel untuk diberikan beberapa kamar setiap hari dalam jangka waktu tertentu, sehingga pihak biro perjalanan bisa menjual bebas dalam jumlah tertentu tanpa mengadakan permintaan atau menghubungi pihak hotel terlebih dahulu.

Amendments : Orang yang pernah memesan kamar. Akan tetapi, terjadi suatu perubahan kedatangannya, lama tinggal, perubahan nama tamu yang akan tinggal/menginap.

American Plan (AP) : Satuan harga kamar yang sudah termasuk makan, lebih lanjut dibeda-bedakan menjadi 4 (empat) jenis termasuk: Full American Plan (FAP), Modified American plan (MAP), Continental Plan, Bermuda Plan (BP).

Affiliate Reservation : Sebuah jaringan pemesanan kamar untuk hotel yang memiliki mata rantai bisnis, seperti Sheraton Hotel, Hilton Hotel, Hyatt Hotel, The Ritz Carlton Hotel ,Inter Continental Hotel, dan lain-lain.

Arrival :  Tanggal kedatangan tamu tiba(check-in) di hotel, baik tamu reservasi maupun tamu walk-in.

Average Occupancy : Rata-rata tingkat hunian kamar pada suatu periode tertentu dengan cara membandingkan antara jumlah kamar yang terjual dibandingkan dengan jumlah kamar yang tersedia.
Average Room Rate : Rata-rata harga per kamar dengan cara membandingkan antara pendapatan yang diperoleh dari kamar dengan jumlah kamar yang terjual.

Bed and Breakfast Plan : Penetapan harga kamar yang sudah termasuk makan pagi.
Block (Noun) : Sejumlah kamar yang dipesan terutama untuk grup khusus/tertentu.

Booking : Penjualan atau pemesanan kamar sebelum waktunya.

Cancellation : Pembatalan yang dilakukan oleh pihak pemesan, bahwa mereka tidak jadi mempergunakan fasilitas hotel. Hal tersebut dilakukan sebelum waktu check- in tiba. Biasanya hal ini akan dikenakan biaya dengan jumlah tertentu.

Cancellation Number : Nomor/kode pembatalan pemesanan yang diberikan oleh pihak hotel kepada pihak pemesan.

Check Out Time : Batas waktu yang ditentukan oleh hotel agar tamu berangkat atau meninggalkan hotel. Biasanya kebijakan waktu check-out antara hotel satu dengan yang lainnya berbeda. Akan tetapi, umumnya antara 12.00 WIB sampai dengan jam 13.00 WIB.

Cash Float : Sejumlah uang tunai yang tidak terlalu banyak yang diberikan kepada kasir baik di bar, restoran atau outlet sebagai pengisi kas sesaat untuk keperluan pengeluaran yang relatif kecil dan mendadak, misalnya: untuk uang kembalian.

Company Rates : Harga kamar khusus yang diberikan kepada karyawan- karyawan perusahaan yang secara terus menerus mengirimkan karyawan/tamunya dan menggunakan hotel tersebut.

Charging & Billing : Biaya dan tagihan.

Check – In : Kedatangan tamu.

Check – Out : Keberangkatan tamu.

Commercial Rate : Harga special yang disetujui oleh perusahaan dan peralatan untuk tamu yang sering datang.

Complimentary : Pemberian cuma-cuma sebagai hadiah.

Conference : Sekelompok besar orang yang berkumpul untuk membicarakan sebuah permasalahan.

Confirmed Reservation : Pemesanan kamar yang sudah dikonfirmasikan.

Consumer Show : Penyelenggaraan pameran yang ditujukan bagi para target konsumen tertentu, seperti: pameran alat rumah tangga, dsb.

Customer : Siapa saja yang memperoleh manfaat dari keahlian seseorang lainnya, seseorang yang berminat membeli produk/jasa.

Customer Service : Pemberian pelayanan kepada pemakai jasa atau hasil produksi.

Day Use : Kamar dengan harga special untuk kurang dari satu malam.

DD card (Don’t Disturb Card) : Kartu yang menandakan bahwa tamu tidak mau diganggu. Tanda ini digantungkan pada pegangan pintu bagian luar.

Double Occupancy : Kamar yang dihuni oleh dua orang.

Express Service : Pelayanan cepat dengan biaya tambahan.

External Assistance : Bantuan yang berasal dari luar.

Extras-add ons : Permintaan- permintaan khusus dengan harga khusus pula dalam rangka kepuasan pelanggan.

Family Rate : Harga kamar khusus untuk orang tua dan anak di dalam satu kamar.


FOC (Free of Charge) : Gratis.

Hospitality : Keramahtamahan.

Hospitality Industry : Industri perhotelan dan restoran.

In-house promotion : Kegiatan promosi yang dilakukan secara internal dalam suatu perusahaan.

Internal Customer : Pelanggan internal yang berada dalam suatu lingkungan organisasi/perusahaan, contoh: karyawan, stockholder, dsb. Invoice Tagihan-tagihan.

Lost And Found : Pelayanan untuk masalah kehilangan dan penemuan barang-barang milik tamu, baik di kamar maupun di area hotel.

No Show Guest : Tamu yang sudah melakukan pemesanan kamar/reservasi, tetapi tidak datang pada waktu yang telah ditentukan.

Occupancy : Tingkat hunian.

Porter : Petugas pembawa barang.

Resort : Tempat berlibur;

Resort Hotel: Hotel yang terletak di daerah tempat orang berlibur.

Skipper : Tamu yang menginap di hotel dengan alasan atau tanpa alasan tertentu mencoba menghindar untuk membayar biaya penginapan dan lainlain selama menginap.

Stay Over : Tamu yang memperpanjang masa tinggalnya di hotel.

Skipper : Tamu yang meninggalkan hotel tanpa membayar seluruh tagihannya.

Sleep Out : Tamu yang tidak tidur di hotel, meskipun kamar sudah dibayar.

Surcharge : Bayaran tambahan.

Under Stay : Tamu yang mempersingkat masa tinggalnya dari waktu yang telah ditentukan.

Updating : Penyesuaian terhadap data yang telah dicatat sebelumnya sampai dengan waktu tertentu.

Up Grade : Diberikannya kamar yang lebih baik dengan membayar harga kamar tipe yang lebih rendah.

Valet Butler : Petugas yang memberikan pelayanan khusus kepada tamu.

Valet Laundry : Petugas binatu yang mengambil maupun mengantar cucian tamu dari/ke kamar.

Valet Parking : Petugas yang membawa, memasukkan kendaraan.

Voucher : Sebuah surat yang dikeluarkan oleh pihak biro per jalanan/perusahaan penerbangan yang mempunyai nilai tertentu yang dapat dipakai untuk menginap di hotel. vouchers Kertas berharga bukan pengganti uang. Biasanya untuk mendapatkan barang.

Waiting List : Daftar tunggu untuk memperoleh atau mengerjakan sesuatu.

Waiting Lounge : Tempat tunggu.

Wake Up Call  : Dering telepon dari switchboard untuk membangunkan tamu.

Walk In Guest : Tamu yang menginap di hotel tanpa memesan terlebih dahulu.

Bellboy Errand Card : Kartu yang digunakan oleh bellboy untuk mencatat segala kegiatan yang berhubungan dengan penanganan barang tamu tiba, pindah kamar atau berangkat, setelah kartu ini diisi akan segera diberikan oleh bell captain yang selanjutnya akan dimasukkan ke dalam bellboy control sheet.

Bellboy Control Sheet : Lembar atau formulir pengawasan yang digunakan oleh bell captain untuk mencatat kegiatan bellboy selama penanganan barang tamu tiba, pindah kamar atau berangkat. Formulir ini diisi berdasarkan data dari bellboy errand card.
 
sumber :  http://adib8899.blogspot.com/2011/12/kamus-hotel-di-departemen-front-office.html

Rabu, 06 Mei 2015

Kiat-Kiat Untuk Menjadi Pribadi Menarik & Menyenangkan

Hasil gambar untuk pribadi yg menarik
Semua orang ingin disebut menarik, menjadi pusat perhatian, terkenal dan dikagumi banyak orang. Menjadi menarik dan menyenangkan merupakan obsesi kebanyakan orang. Menarik dan menyenangkan mencakup aspek fisik (lahiriah) dan non-fisik (meliputi: emosional, personalitas dan integritas pribadi). Banyak orang yang cantik, tampan, pandai dan kaya namun belum dapat dikategorikan sebagai orang-orang yang menarik dan menyenangkan dikarenakan adanya sesuatu yang kurang dalam diri mereka.

Orang yang menarik dan menyenangkan membuat orang suka padanya dan selalu ingin dekat dan ingin melihatnya serta ingin berinteraksi dengannya. Orang yang memiliki daya tarik dan menyenangkan ibarat memiliki kekayaan yang tak ternilai harganya.


Berbeda dengan kecantikan dan kepintaran yang pada hakekatnya merupakan  sesuatu  yang  diberikan  oleh  Tuhan (given),   menarik dan menyenangkan merupakan sesuatu yang dapat dipelajari dan distimulasikan dalam setiap aktifitas kehidupan kita sehari-hari (daily activity).

Untuk itu ada beberapa Kiat yang perlu diikuti dan dilakukan bila Kita ingin memiliki Kepribadian Yang Menarik dan Menyenangkan.

KIAT-KIATnya adalah sebagai berikut :



1. SOPAN SANTUN (POLITENESS)

Selalu sopan dan baik terhadap orang lain menyebabkan kita menjadi menarik dan menyenangkan bagi orang lain tersebut. Bila bertemu dengan siapapun kita hendaknya "hangat" dan ramah kepadanya. Tegur sapa yang manis dan hangat, seperti : Halo...apa khabar, Selamat Pagi..., Selamat Siang..., dsb harus selalu kita ucapkan lengkap dengan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tulus yang mencerminkan dan mewakili itu semua. Pada orang yang baru pertama kali kita kenal sebaiknya kita ucapkan : "Saya senang sekali bertemu dengan Anda..., Kapan-kapan kita bincang-bincang lagi..., dsb, dsb.

Orang-orang yang ingin tampil menarik, menyenangkan dan diperhatikan orang adalah orang-orang tidak akan pernah menyakitkan dan melukai hati dan perasaan orang lain. Bila hati orang sudah terluka maka akan sulit sekali untuk dapat sembuh dalam waktu yang singkat malah mungkin sekali sakit hatinya berubah menjadi api dendam yang membara yang sewaktu-waktu dapat meledak bagaikan bom neutron yang dahsyat.


2. KERAMAH-TAMAHAN (HOSPITALITY)  

Prinsip "SENTUHLAH HATINYA", haruslah DIPEGANG dan DIFAHAMI BETUL guna menimbulkan KESAN MENARIK dan MENYENANGKAN pada diri kita.

BEBERAPA HAL yang PERLU DIPRAKTEKKAN sehubungan dengan Sopan Santun dan Keramah-tamahan :

Sambutlah Tegur Sapa Orang-orang : "Tiada hal yang senyaman kata-kata sambutan yang diberikan oleh orang lain dengan nada yang tulus dan riang".

Senyumlah Kepada Orang-orang : "Ada 72 otot yang diperlukan untuk mengerutkan dahi, namun hanya dibutuhkan 14 buah otot untuk tersenyum".


Panggillah Orang dengan Menyebut Namanya : "Musik yang paling merdu dan syahdu di telinga siapapun adalah bunyi namanya sendiri...".

Bersikaplah Bersahabat : "Bila anda ingin bersahabat, bersikaplah bersahabat..."


 THE VALUES OF SMILE :

  • It costs nothing but create much.
  • It enriches those who receive without impoverishing those who give.
  • It happens in a flash but the memory of it sometimes lasts forever.
  • None are so rich that they can along without it, and none are so poor but are richer for smile.
  • It create happiness at home, foster goodwill in a business and is the countersign of friends.
  • Yet it can not be bought, begged, borrowed or stolen, for it is something that is no earthly good to anybody till it is given away !
  • And if it ever happens that some people should be too tired to give you a smile, why not leave one of yours ?
  • For nobody needs a smile so much as those who have none left to give.



3. RASA HORMAT (RESPECTFUL)      

Kalau kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakuakn mungkin akan menimbulkan Ketegangan, sebab orang lain mungkin tidak menyukai cara-cara kita tersebut. Sebaliknya, kalau kita memperlakukan orang lain dengan cara sebagaimana mereka ingin diperlakukan maka hakekatnya kita telah menangkap inti dari fleksibiltas diri kita yang sebenarnya.

Menghormati orang lain, berarti belajar memperlakukan orang lain secara berbeda menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan mereka bukannya menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan diri kita sendiri. Hal ini bisa mengarah kepada pengertian Moral dan penerimaan diantara individu-individu dan kelompok-kelompok. Hal ini juga menunjukkan INTEGRITAS PRIBADI seseorang.

Rasa hormat kepada orang lain, mungkin lebih mudah dipahami sebagai: "usaha mencari kepentingan umum yang dibagi bersama dan kemudian dikerjakan bersama-sama untuk mencapai hasil yang menang-menang (win-win)".



4. PENUH PERHATIAN (ATTENTIVE)

Sikap penuh perhatian berarti menyadari "apa saja yang sedang berlangsung di lingkungan kita". Sikap penuh perhatian berhubungan dengan kemampuan membaca situasi yang tersirat (implicit). Ini bisa dimulai dari sesederhana memperhatikan  ketika  seseorang merasa bosan dan merasakan bahwa sekarang bukan saatnya untuk menyampaikan gagasan-gagasan kita.

Bersikap penuh perhatian berarti mengosongkan diri dari pemikiran-pemikiran diri kita sendiri secara subyektif (mampu melihat dari kaca mata orang lain) dan membuka wawasan dan pikiran untuk mau melihat segala hal di luar diri kita.

Orang yang penuh perhatian juga tahu kapan ia harus bertindak dan kapan ia tidak boleh bertindak. Orang yang tergolong penuh perhatian akan bermain dalam hal : kecenderungan, pola-pola, variasi dan kesempatan. Orang yang penuh perhatian akan memiliki sikap terbuka baik terhadap informasi yang masuk, gagasan ataupun saran-saran dari orang lain.
 sumber : ttps://id-id.facebook.com/notes/mari-belajar-agama-islam/kiat-kiat-untuk-menjadi-pribadi-menarik-menyenangkan/229297233789010